oleh

DPK Kaltara Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Literasi di Hari Perpustakaan Nasional 2026

LikeKaltara.com, BULUNGAN – Memperingati Hari Perpustakaan Nasional 2026 yang mengusung tema “Merawat Pustaka, Memartabatkan Bangsa”, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengajak masyarakat memperkuat budaya literasi sebagai fondasi membangun sumber daya manusia yang unggul di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital.

Melalui tema tersebut, DPK Kaltara menegaskan bahwa perpustakaan saat ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi telah berkembang menjadi pusat pembelajaran, ruang kreativitas, serta wadah pengembangan potensi masyarakat.

Kepala DPK Provinsi Kaltara, Ilham Zain mengatakan momentum Hari Perpustakaan Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memperkuat semangat membaca dan belajar masyarakat sebagai bagian dari kemajuan daerah.

“Perpustakaan bukan lagi hanya tempat meminjam buku, tetapi telah berkembang menjadi pusat informasi, pusat kreativitas dan ruang pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi,” ujarnya Minggu (27/5/2026).

Menurutnya, perubahan zaman menuntut perpustakaan bertransformasi menjadi ruang terbuka yang mendukung masyarakat untuk belajar, berdiskusi hingga berkolaborasi. Ia juga mengajak masyarakat menjadikan perpustakaan sebagai jendela ilmu dan komunitas literasi sebagai ruang bertumbuh bersama.

“Jadikan perpustakaan sebagai jendela ilmu, komunitas literasi sebagai ruang bertumbuh, dan budaya membaca sebagai fondasi kemajuan daerah dan bangsa,” katanya.

Ilham menambahkan, tantangan era digital saat ini tidak hanya terkait akses informasi yang semakin mudah, tetapi juga kemampuan masyarakat dalam memilah dan mendapatkan informasi secara bijak. Karena itu, budaya membaca dinilai sangat penting untuk membentuk masyarakat yang kritis, adaptif dan inovatif dalam menghadapi perkembangan zaman.

Sebagai upaya memperkuat budaya literasi, DPK Kaltara terus mendorong tumbuhnya komunitas literasi, taman bacaan masyarakat hingga ruang belajar di berbagai wilayah di Kaltara. Ruang-ruang literasi tersebut diharapkan tidak hanya menumbuhkan minat baca, tetapi juga melahirkan generasi yang terbiasa belajar, berkarya serta berkolaborasi.

“Literasi yang kuat akan menjadi modal penting dalam menciptakan generasi yang unggul, kreatif, inovatif dan siap menghadapi tantangan zaman,” pungkasnya.Dkisp_225_Adv