oleh

Petugas Kloter 7 Kaltara Perkuat Koordinasi Jelang Pendorongan Jemaah ke Arafah

-Nunukan-195 Dilihat

LikeKaltara.com, ARAB SAUDI – H-1 jelang pendorongan jemaah menuju Arafah, petugas Kelompok Terbang (Kloter) 7 Embarkasi Haji Balikpapan asal Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat koordinasi dan bimbingan kepada seluruh jemaah haji.

Ketua Kloter 7 Embarkasi Haji Balikpapan, H. Sayid Abdullah mengatakan, penguatan koordinasi dilakukan agar seluruh jemaah lebih siap menghadapi rangkaian puncak ibadah haji yang dimulai pada 8 Dzulhijjah atau 25 Mei 2026 waktu Arab Saudi.

“Persiapan puncak haji tinggal satu hari lagi, seluruh jemaah akan didorong menuju Arafah. Karena itu petugas kembali memberikan bimbingan agar jemaah mempersiapkan fisik, mental dan perlengkapan pribadi yang harus dibawa saat Armuzna,” ujarnya.

Ia menjelaskan, petugas kloter melakukan koordinasi dari lantai ke lantai di Hotel Moro Global Mekkah yang ditempati jemaah Kaltara. Hotel tersebut terdiri dari empat lantai dan menjadi pusat koordinasi sekaligus diskusi teknis terkait proses pendorongan jemaah.

“Kita mengingatkan kembali tata cara manasik haji mulai mandi ihram, salat sunnah ihram, niat haji hingga doa-doa yang dibaca selama di Armuzna. Selain itu, kita juga menyampaikan susunan kegiatan serta para petugas yang bertugas pada puncak Armuzna,” jelasnya.

Selain persiapan teknis, kondisi kesehatan jemaah juga menjadi perhatian serius petugas. Saat ini masih banyak jemaah yang mengalami gangguan kesehatan seperti batuk, flu hingga demam akibat cuaca panas di Arab Saudi.

“Untuk kondisi jemaah, masih banyak yang mengalami batuk dan flu hingga demam. Karena itu kami terus mengingatkan agar jemaah menjaga kondisi tubuh dan memperbanyak istirahat,” katanya.

Berdasarkan jadwal, setelah menjalani wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah, jemaah akan bergerak menuju Musdalifah untuk melaksanakan mabit setelah waktu magrib hingga pukul 00.30 dini hari waktu Arab Saudi.

Selanjutnya, sesuai jadwal trip kedua, jemaah Kaltara akan diberangkatkan menuju Mina pada pukul 00.30 hingga 02.30 dini hari tanggal 10 Dzulhijjah.

“Setelah tiba di Mina, jemaah akan melaksanakan lontar Jumrah Aqabah sesuai jadwal dari pihak syarikah. Setelah itu jemaah tahalul awal dan kembali ke tenda untuk beristirahat sebelum melaksanakan lontar pada hari Tasyrik,” terangnya.

Pada hari Tasyrik tanggal 11 hingga 13 Dzulhijjah, jemaah akan melaksanakan lontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah.

Dari total 358 orang dalam Kloter 7, sebanyak 316 jemaah memilih Nafar Awal dan dijadwalkan meninggalkan Mina pada 12 Dzulhijjah untuk kembali ke hotel.

Sedangkan 43 jemaah lainnya mengambil Nafar Tsani dan baru akan meninggalkan Mina pada 13 Dzulhijjah sekitar pukul 11.00 hingga 14.00 waktu setempat.

Setelah kembali ke hotel, jemaah akan melanjutkan penyelesaian rukun haji lainnya yakni Tawaf Ifadah, Sai dan Tahalul Akhir.

“Semua pelaksanaan ini berada di bawah satu komando ketua kloter. Semoga seluruh rangkaian ibadah haji jemaah Kaltara berjalan lancar,” pungkasnya.

Sementara itu, cuaca saat puncak haji di Armuzna diperkirakan mencapai 43 hingga 46 derajat celcius sehingga jemaah diminta menjaga stamina dan memperhatikan asupan cairan selama menjalankan ibadah.bri_247