oleh

Menuju Jamnas XII 2026, Kwarcab Nunukan Gelar Seleksi Calon Peserta dan Pembina Pendamping

-Pendidikan-169 Dilihat

LikeKaltara.com, NUNUKAN – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Nunukan mulai mempersiapkan kontingen terbaik untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka Tahun 2026 yang akan digelar pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Nunukan, H. Hermansyah R, mengatakan Kwarcab Nunukan siap mengikutsertakan Pembina dan Pramuka Penggalang dalam kegiatan nasional yang diikuti belasan ribu peserta dari seluruh Indonesia tersebut.

“Untuk Jamnas XII Tahun 2026, Kwarcab Nunukan akan mengirimkan kontingen sebanyak 33 orang yang terdiri dari 2 orang Pimpinan Kontingen Cabang (Pinkoncab), 3 orang Pembina Pendamping (Bindam), serta 28 Pramuka Penggalang yang terbagi dalam dua regu putra dan dua regu putri,” ujarnya Rabu (3/6/2026).

Guna menetapkan peserta dan pembina pendamping yang akan mewakili Kabupaten Nunukan, Kwarcab telah membentuk Tim Seleksi Calon Peserta dan Pembina Pendamping Jambore Nasional XII Tahun 2026. Tim tersebut bertugas merencanakan sekaligus melaksanakan seluruh tahapan seleksi. Tim seleksi terdiri dari unsur pimpinan Kwarcab, Andalan Binamuda, serta Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Cabang (Pusdiklatcab) Nunukan.

Hermansyah menjelaskan, seleksi calon peserta akan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni seleksi tingkat Gugusdepan dan seleksi tingkat Kwarcab. Peserta seleksi berasal dari 26 SMP dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang berada di 12 Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Nunukan. Sekolah-sekolah tersebut merupakan peserta Jambore Cabang (Jamcab) V Gerakan Pramuka Nunukan Tahun 2024.

Selain itu, Kwarcab juga memberikan kesempatan kepada peserta dari Kwarran Krayan dan Kwarran Krayan Selatan untuk mengikuti seleksi.

“Dengan demikian, peserta seleksi berasal dari seluruh 14 Kwarran yang terdaftar dan memiliki kepengurusan di Kwarcab Nunukan,” jelasnya.

Sementara itu, untuk seleksi Pembina Pendamping, terdapat persyaratan khusus yang harus dipenuhi. Selain wajib memiliki ijazah Kursus Mahir Lanjutan (KML) sesuai ketentuan Kwartir Nasional, calon Bindam juga harus memiliki rekam jejak membina dan mencetak Pramuka Garuda, yang menjadi syarat tambahan dari Kwarcab Nunukan.

Pelaksanaan seleksi akan berlangsung selama tiga hari dengan lokasi yang disesuaikan berdasarkan wilayah peserta. Seleksi tingkat Gugusdepan dijadwalkan pada 6–7 Juni 2026 di masing-masing Gugusdepan. Selanjutnya, seleksi tingkat Kwarcab untuk peserta dari Pulau Nunukan, yakni Kwarran Nunukan dan Nunukan Selatan, akan dilaksanakan pada 9 Juni 2026 di Sekretariat Kwarcab Nunukan.

Pada 10 Juni 2026, seleksi untuk peserta dari Pulau Sebatik yang meliputi Kwarran Sebatik, Sebatik Timur, Sebatik Utara, Sebatik Tengah, dan Sebatik Barat akan digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Sebatik Barat.

Sedangkan pada 11 Juni 2026, seleksi diperuntukkan bagi peserta dari wilayah daratan Kalimantan dan Krayan yang meliputi Kwarran Sei Menggaris, Tulin Onsoi, Sebuku, Sembakung, Lumbis, Krayan, dan Krayan Selatan. Seleksi untuk wilayah ini akan dilaksanakan secara daring.

“Untuk peserta dari Pulau Nunukan dan Sebatik, seleksi dilakukan secara tatap muka bersama tim seleksi. Sedangkan peserta dari daratan Kalimantan dan Krayan mengikuti seleksi secara online,” kata Hermansyah.

Ia menambahkan, seleksi calon peserta akan dilaksanakan bersamaan dengan seleksi calon Pembina Pendamping karena tim seleksi Bindam berasal dari unsur Pusdiklatcab Nunukan.

Materi seleksi calon peserta meliputi seleksi administrasi dan tes tertulis, keterampilan kepramukaan, penguasaan Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Tanda Kecakapan Khusus (TKK), serta penilaian keterampilan dan bakat. Adapun untuk calon Bindam, seleksi terdiri dari seleksi administrasi dan wawancara.

Melalui proses seleksi tersebut, Kwarcab Nunukan berharap dapat menghadirkan kontingen terbaik yang memenuhi seluruh persyaratan Kwartir Nasional, memiliki kemampuan dan keterampilan kepramukaan yang baik, mandiri, serta siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Jambore Nasional XII Tahun 2026.

“Kami ingin memastikan peserta yang terpilih benar-benar siap, baik secara mental, keterampilan maupun kemandirian, sehingga mampu menjadi duta Pramuka Nunukan pada ajang nasional dan membanggakan daerah,” tutup Hermansyah.bri_275