oleh

Tim Kerja MTQ XXI Nunukan Matangkan Persiapan, Verifikasi Faktual Peserta Dimulai 25 April 2026

-Nunukan-9 Dilihat

LikeKaltara.com, NUNUKAN – Tim Kerja Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XXI Tingkat Kabupaten Nunukan Tahun 2026 terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan kegiatan. Hal ini mengemuka dalam Rapat Pemantapan Tim Kerja dan Hasil Verifikasi Berkas Peserta yang digelar pada Selasa (21/4/2026) di ruang rapat Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Nunukan, lantai 2 Kantor Bupati Nunukan.

Ketua Tim Kerja MTQ XXI, H. Khairil, menyampaikan bahwa rapat tersebut membahas sejumlah poin penting, di antaranya terkait waktu keberangkatan Tim Kerja dari Nunukan menuju Sebatik Barat. Keberangkatan ini dinilai penting untuk memastikan koordinasi dengan panitia tingkat kecamatan berjalan optimal, terutama dalam pemenuhan kebutuhan lomba.

“Tim Kerja dijadwalkan masuk ke Sebatik Barat pada tanggal 24 April 2026 untuk memastikan seluruh kesiapan di lapangan. Kami ingin memastikan tidak ada perbedaan persepsi antara tim kerja dan panitia kecamatan, sehingga semuanya sesuai dengan standar LPTQ Kabupaten,” ujar H. Khairil.

Selain itu, rapat juga membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan lomba, termasuk penyesuaian aturan musabaqah (maqro) yang harus mengacu pada ketentuan Kementerian Agama. Kesiapan masing-masing cabang lomba juga menjadi perhatian, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

H. Khairil menambahkan, pada tanggal 24 April 2026 sejumlah kafilah dari kecamatan juga mulai berdatangan ke Sebatik Barat. Sementara itu, verifikasi faktual peserta dijadwalkan mulai dilaksanakan pada tanggal 25 April 2026 sejak pagi hari.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, H. Aliansyah, menekankan pentingnya optimalisasi persiapan di sisa waktu yang ada. Ia meminta seluruh Tim Kerja untuk memaksimalkan perencanaan yang telah disusun serta menutup kekurangan sekecil apa pun.

“Kami berharap seluruh tim kerja benar-benar memperhatikan hal-hal detail. Jangan sampai hal kecil justru menjadi kendala saat pelaksanaan MTQ,” tegasnya.

H. Aliansyah menjelaskan, setelah dinyatakan lulus verifikasi berkas, peserta masih harus mengikuti tahap verifikasi faktual dengan membawa dokumen asli. Proses ini bertujuan memastikan keabsahan peserta dan mencegah adanya praktik penggunaan joki dalam perlombaan.

“Jika sudah lulus berkas, bisa dikatakan 90 persen sudah menjadi peserta. Tinggal verifikasi faktual sebagai tahap akhir sebelum pelaksanaan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan, tidak hanya bagi peserta, tetapi juga pelatih dan official masing-masing kafilah.

“Jangan terlalu memaksakan peserta dalam latihan hingga berdampak pada kondisi kesehatan. Kita ingin semua peserta tampil maksimal tanpa kendala,” pungkasnya.bri_138