oleh

DPRD Kaltara Dorong SPMB 2026/2027 Transparan dan Inklusif, Antisipasi Kendala Jaringan di Daerah

-Parlemen-48 Dilihat

LikeKaltara.com, TARAKAN – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara menghadiri sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SLB, SMA, dan SMK tahun ajaran 2026/2027 yang digelar pada Selasa (5/5/2026) di ruang pertemuan SMA Negeri 1 Tarakan. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua Komisi IV, Syamsuddin Arfah, dan turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Syamsuddin Arfah menekankan pentingnya sinergi antara sistem pendaftaran berbasis digital dengan kesiapan infrastruktur di masing-masing sekolah. Menurutnya, penerapan sistem modern harus tetap mempertimbangkan kondisi riil di lapangan, khususnya di wilayah dengan tantangan geografis dan keterbatasan akses.

Ia menegaskan bahwa proses penerimaan siswa baru harus berjalan transparan dan modern, namun tetap inklusif bagi seluruh calon peserta didik di Kalimantan Utara.

“Jangan sampai ada calon siswa yang tertinggal hanya karena keterbatasan akses, terutama di daerah yang masih mengalami kendala jaringan internet,” ujarnya.

Terkait aspek teknis, DPRD meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara untuk mengantisipasi berbagai dinamika di lapangan. Hal ini mengingat sistem SPMB akan menerapkan metode hybrid, yakni kombinasi pendaftaran online dan offline. Skema tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas server sekaligus memberikan akses yang merata, terutama bagi wilayah blank spot.

Selain itu, dalam proses seleksi penerimaan siswa, akan dipertimbangkan nilai rapor dari semester 1 hingga semester 5, selain jalur zonasi dan jalur lainnya yang telah ditetapkan.

Melalui sosialisasi dan koordinasi ini, DPRD Kaltara berharap pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026/2027 dapat berjalan lebih matang, transparan, dan berkeadilan, serta mampu menjawab kebutuhan pendidikan di seluruh wilayah Kalimantan Utara.bri_193_Adv