oleh

Coffee Morning Bersama Wabup, FKUB Nunukan Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan dan Kondusifitas Daerah

-Nunukan-242 Dilihat

LikeKaltara.com, NUNUKAN – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Nunukan menggelar coffee morning bersama Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, di pendopo rumah jabatan Wakil Bupati Nunukan, Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas PUPR, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Kementerian Agama Kabupaten Nunukan.

Ketua FKUB Kabupaten Nunukan, H. Hermansyah R menyampaikan rasa bangga dan terhormat atas kesediaan Wakil Bupati Nunukan menerima jajaran kepengurusan FKUB periode 2026–2031.

Ia menjelaskan, kepengurusan baru FKUB masih diisi banyak wajah lama, namun juga terdapat sejumlah anggota baru dari unsur Kristen, Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan Buddha.

“Baru beberapa hari sudah berkumpul, semuanya sudah bisa menyesuaikan diri. Ketika para pemuka dari enam agama berkumpul, terlihat indahnya FKUB,” ujarnya.

H. Hermansyah menegaskan, organisasi FKUB tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan. Selama ini, kata dia, Kesbangpol dan Kementerian Agama Kabupaten Nunukan selalu mendampingi setiap kegiatan dialog kerukunan yang dilaksanakan FKUB di kecamatan-kecamatan.

Ia juga berharap Wakil Bupati Nunukan dapat turut hadir dalam tujuh agenda kegiatan FKUB yang direncanakan sepanjang tahun 2026.

Dalam kesempatan itu, H. Hermansyah turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan atas bantuan mobil jenazah untuk FKUB. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi simbol nyata toleransi antarumat beragama di Nunukan.

“Yang unik, sopir mobil jenazah berasal dari enam agama dan secara bergantian membawa mobil jenazah ketika ada masyarakat meninggal dunia. Semua ini karena bantuan pemerintah daerah,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan FKUB merupakan bentuk panggilan hati untuk mengabdi kepada masyarakat dan pemerintah.

Sementara itu, Wakil Bupati Nunukan, Hermanus menekankan pentingnya menjaga stabilitas dan toleransi antarumat beragama sebagai garda terdepan dalam menciptakan daerah yang aman dan kondusif, terutama karena Nunukan merupakan wilayah perbatasan.

Menurutnya, kerukunan umat beragama merupakan prestasi penting yang harus terus dipertahankan, termasuk penghargaan Harmony Award yang pernah diraih Kabupaten Nunukan.

“Hari ini tantangannya bagaimana FKUB terus mengawal stabilitas dan kondusifitas daerah. Kerukunan umat beragama harus dipertahankan sebagai prestasi bersama,” ujarnya.

Hermanus juga mengapresiasi inovasi dan kontribusi FKUB Nunukan yang dinilainya memiliki peran strategis bagi pemerintah daerah, khususnya dalam menjaga keharmonisan masyarakat perbatasan.

Ia berharap ke depan FKUB dapat memperkuat kelembagaan, termasuk dari sisi dukungan anggaran. Bahkan dirinya meminta agar anggaran FKUB dapat ditambah sebesar Rp250 juta guna menunjang pelaksanaan program kerja.

Selain itu, Hermanus juga menyinggung pentingnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak demi mendukung pembangunan daerah. Ia meminta FKUB ikut menyampaikan pesan tersebut kepada masyarakat dalam setiap kegiatan sosialisasi kerukunan umat beragama.

“Kami berharap FKUB terus mendukung stabilitas dan kondusifitas daerah karena Nunukan adalah wilayah perbatasan,” katanya.

Menutup sambutannya, Hermanus menyampaikan terima kasih kepada FKUB yang selama ini telah membantu pemerintah menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta suasana damai di Kabupaten Nunukan.

“Kami mendoakan seluruh pengurus FKUB selalu sehat, diberikan kekuatan dan rezeki yang melimpah bersama keluarga,” tutupnya.bri_204