oleh

Satgas Pramuka Peduli Kaltara Bantu Penjemputan 157 PMI Deportasi dari Tawau

-Nunukan-172 Dilihat

LikeKaltara.com, NUNUKAN – Satuan Tugas (Satgas) Pramuka Peduli Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Utara bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Nunukan kembali terlibat dalam proses penjemputan Pekerja Migran Indonesia (PMI) deportasi dari Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau, Malaysia, Senin (11/5/2026).

Sebanyak 157 PMI deportasi tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan sekitar pukul 17.15 Wita menggunakan KM Purnama. Dalam kegiatan tersebut, Satgas Pramuka Peduli Kwarda Kaltara bersama unsur Kwarcab Nunukan, termasuk Wakil Sekretaris Cabang dan Pramuka Penegak SMA Negeri 2 Nunukan Selatan, turut membantu proses kedatangan para PMI.

Anggota Satgas Pramuka Peduli Kwarda Kaltara, H. Ismail mengatakan, keterlibatan Pramuka merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan.

“Adik-adik Pramuka ikut membantu mengangkat barang bawaan PMI, mengarahkan untuk berbaris menuju loket Imigrasi hingga membantu proses naik ke truk menuju shelter PMI di Rusunawa Jalan Ujang Dewa Sedadap,” ujarnya.

Berdasarkan data KRI Tawau, dari 157 PMI deportasi tersebut, sebanyak 75 orang berasal dari Kalimantan Utara, 61 orang dari Sulawesi Selatan, 7 orang dari Sulawesi Barat, 12 orang dari Nusa Tenggara Timur, 1 orang dari Sulawesi Tenggara dan 1 orang dari Nusa Tenggara Barat.

H. Ismail menambahkan, para Pramuka Penegak yang terlibat merasa senang karena mendapatkan pengalaman baru dalam kegiatan kemanusiaan dan pelayanan sosial.

“Kegiatan ini menjadi penerapan nyata nilai-nilai Dasadarma Pramuka, terutama dalam semangat tolong-menolong dan peduli sesama,” katanya.

Kegiatan penjemputan PMI deportasi tersebut dikoordinir oleh Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kabupaten Nunukan dengan melibatkan berbagai unsur lintas instansi, di antaranya TNI-Polri, Imigrasi Nunukan, Bea dan Cukai Nunukan, Kesehatan Pelabuhan, Satpol PP Nunukan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Nunukan serta Palang Merah Indonesia.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BP3MI Kabupaten Nunukan yang telah melibatkan Gerakan Pramuka dalam kegiatan penjemputan PMI deportasi. Ini merupakan wujud nyata bakti Gerakan Pramuka, khususnya di wilayah perbatasan,” tutupnya.bri_205