oleh

Jemaah Haji Kloter 7 Embarkasi Balikpapan Bergerak ke Mekkah, Ambil Miqot di Bir Ali

-Nunukan-127 Dilihat

LikeKaltara.com, MADINAH – Sebanyak 358 jemaah haji Kloter 7 Embarkasi Haji Balikpapan bergerak menuju Kota Suci Mekkah pada Kamis (14/5/2026) waktu Arab Saudi. Dalam perjalanan tersebut, para jemaah mengambil miqot di Bir Ali sebagai tanda dimulainya pelaksanaan umroh wajib.

Ketua Kelompok Terbang (Kloter) 7, H. Sayid Abdullah mengatakan, rombongan mulai bergerak dari Madinah sekitar pukul 17.00 waktu Arab Saudi dan diperkirakan tiba di Mekkah pada pukul 23.00 waktu Arab Saudi.

“Sebanyak 358 jemaah Kloter 7 Embarkasi Haji Balikpapan bergerak untuk mengambil miqot di Bir Ali, artinya para jemaah akan melaksanakan umroh wajib. Perjalanan dimulai pukul 17.00 waktu Arab Saudi dan insyaallah tiba di Kota Suci Mekkah sekitar pukul 23.00 waktu Arab Saudi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi cuaca di Madinah saat ini sangat panas dengan suhu mencapai 43 derajat celcius. Karena itu, jemaah yang masuk kategori risiko tinggi (risti) tidak diturunkan dari bus saat di Bir Ali.

“Kondisi saat ini cuaca sangat terik sehingga jemaah yang risti tidak kami turunkan dari bus. Mereka cukup berniat di dalam bus untuk mengambil miqot. Jadi mereka tidak diberikan kesempatan turun untuk salat atau mengambil niat di Masjid Bir Ali karena mengingat cuaca mencapai 43 derajat celcius di Kota Suci Madinah,” jelasnya.

Setibanya di Mekkah, lanjut Sayid Abdullah, jemaah tidak langsung melaksanakan umroh wajib. Pelaksanaan umroh akan menyesuaikan regulasi serta arahan dari pihak syarikah dan maktab.

“Ketika tiba nanti pukul 23.00 waktu Arab Saudi, jemaah tidak langsung umroh. Akan diatur terlebih dahulu sesuai regulasi yang ada sambil menunggu informasi dari pihak syarikah atau maktab terkait pergerakan jemaah untuk melaksanakan umroh,” katanya.

Ia menambahkan, kedatangan jemaah di Mekkah bertepatan dengan hari Jumat sehingga waktu pelaksanaan umroh cukup terbatas.

“Karena jemaah sampai di Kota Suci Mekkah tepat hari Jumat, maka ada ketentuan yang diatur bahwa hari Jumat waktunya sangat terbatas. Bisa jadi nanti jemaah Kalimantan Utara baru melaksanakan umroh wajib setelah salat Jumat,” pungkasnya.bri_215