LikeKaltara.com, NUNUKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) akan membangun 13 titik Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses listrik bagi masyarakat di wilayah perbatasan dan pedalaman.
Salah satu lokasi prioritas pembangunan PLTS komunal tersebut berada di Kecamatan Lumbis Pansiangan, Kabupaten Nunukan, yang diharapkan mampu melayani ratusan warga serta berbagai fasilitas umum di kawasan perbatasan.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kaltara, H. Zainal A. Paliwang, melalui Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara, Yosua Batara Payangan, saat kegiatan Sosialisasi Konservasi Energi dan Penyediaan Kelistrikan di Wilayah Perbatasan dan Prioritas Pedalaman di Kecamatan Lumbis Pansiangan, Jumat (29/5/2026) lalu.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, Yosua menegaskan bahwa wilayah perbatasan memiliki posisi strategis sebagai beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sehingga harus mendapatkan perhatian pembangunan yang setara dengan daerah lainnya.
“Wilayah perbatasan bukan halaman belakang, melainkan beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang harus mendapatkan perhatian dan pelayanan pembangunan secara maksimal,” ujarnya.
Untuk mendukung peningkatan akses energi bagi masyarakat, Pemprov Kaltara telah menyiapkan roadmap ketenagalistrikan lima tahun ke depan. Salah satu program prioritas pada tahun 2026 adalah pembangunan PLTS komunal di 13 titik yang tersebar di berbagai wilayah Kaltara.
Khusus di Kecamatan Lumbis Pansiangan, pembangunan PLTS komunal direncanakan berlokasi di Kelompok Desa Panas. Infrastruktur tersebut diproyeksikan mampu melayani sekitar 109 rumah, 15 fasilitas umum, serta memberikan manfaat bagi 658 jiwa atau sekitar 150 kepala keluarga.
Selain pembangunan infrastruktur kelistrikan, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk menerapkan pola penggunaan energi yang hemat dan efisien. Langkah tersebut dinilai penting guna menjaga keberlanjutan pasokan energi sekaligus mendukung pemanfaatan energi terbarukan secara optimal.
Pemprov Kaltara menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten dan kota, PLN, serta seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat pemerataan akses listrik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan maupun pedalaman.
Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Komisi VII, Hj. Rahmawati Zainal. Dalam kesempatan itu, ia membuka ruang dialog bersama masyarakat dan para kepala desa di Kecamatan Lumbis Pansiangan.
Melalui diskusi tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi yang masih membutuhkan perhatian bersama, di antaranya terkait peningkatan akses transportasi, layanan kesehatan, serta ketersediaan air bersih. Aspirasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan di kawasan perbatasan Kaltara.Dkisp_281_Adv












