oleh

KMD Penggalang Kwarda Kaltara di Sei Menggaris diikuti 45 Peserta

-Pendidikan-56 Dilihat

LikeKaltara.com, NUNUKAN – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Utara menyelenggarakan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Golongan Penggalang Angkatan II Tahun 2026 di SMK Negeri 1 Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan, pada 22 – 28 Oktober 2026.

Kegiatan ini diikuti 45 peserta yang berasal dari Pulau Nunukan, Sebatik, Sebuku, Sembakung, dan Sei Menggaris. Para peserta merupakan tenaga pendidik dari satuan pendidikan SD, SMP, SMA, dan SMK sederajat.

Panitia Pelaksana KMD, Kak Sabri, menjelaskan bahwa KMD Nunukan merupakan angkatan kedua yang diselenggarakan Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara pada tahun 2026. Sebelumnya, KMD angkatan pertama dilaksanakan di SMP Negeri Terpadu Unggulan 2 Tana Tidung, Kabupaten Tana Tidung (KTT), pada 14 – 20 Oktober 2026, dengan diikuti 50 peserta dari Kwartir Cabang Bulungan, Tarakan, dan Tana Tidung.

Dari pelaksanaan KMD angkatan pertama tersebut, sebanyak 48 peserta dinyatakan lulus, satu peserta lulus bersyarat, dan satu peserta dinyatakan tidak lulus.

“KMD Nunukan dilaksanakan selama tujuh hari dengan total 70 jam pelajaran, terdiri atas empat hari kegiatan di ruangan dan tiga hari kegiatan berkemah,” jelas Kak Sabri.

Pelaksanaan kursus ini melibatkan tim pelatih dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Daerah (Pusdiklatda) Kalimantan Utara serta Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Cabang (Pusdiklatcab) Nunukan.

KMD tersebut secara resmi dibuka pada Kamis (22/10/2026) di aula SMK Negeri 1 Sei Menggaris oleh Wakil Ketua Bidang Binamuda Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Nunukan, Kak H. Akhmad, yang mewakili Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara.

Dalam sambutannya, Kak H. Akhmad menyampaikan selamat datang kepada seluruh pelatih, panitia, dan peserta. Ia menyambut baik penyelenggaraan KMD sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Gerakan Pramuka, khususnya para pembina yang akan mendampingi dan membina Pramuka Penggalang.

Menurutnya, Gerakan Pramuka merupakan wadah pendidikan nonformal yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda melalui penanaman nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, kepemimpinan, gotong royong, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan kepramukaan tidak terlepas dari kualitas pembinanya. Seorang Pembina Pramuka tidak hanya bertugas mendampingi kegiatan latihan di gugus depan, tetapi juga menjadi pendidik, teladan, motivator, dan sahabat bagi peserta didik.

“Oleh karena itu, seorang Pembina Pramuka harus senantiasa meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan kemampuannya dalam menerapkan metode kepramukaan yang menarik, menantang, menyenangkan, serta sesuai dengan perkembangan usia peserta didik,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa golongan Penggalang merupakan fase penting dalam perkembangan peserta didik. Pada usia tersebut, mereka mulai membangun jati diri, mengenali potensi, mengembangkan rasa percaya diri, serta membentuk sikap kepemimpinan dan tanggung jawab.

Karena itu, pembina diharapkan mampu menghadirkan kegiatan kepramukaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis, tetapi juga menitikberatkan pada pembentukan karakter dan pengamalan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka.

Kepada seluruh peserta, Kak H. Akhmad berpesan agar mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh, disiplin, aktif berdiskusi, serta menjalin kerja sama selama kursus berlangsung. Ia berharap peserta tidak sekadar berorientasi pada penyelesaian kursus atau memperoleh ijazah, tetapi benar-benar memanfaatkan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kompetensi diri.

“Setelah menyelesaikan kursus ini, saya berharap Kakak-Kakak dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di gugus depan masing-masing. Bawalah semangat baru, gagasan kreatif, dan metode pembinaan yang lebih baik agar kegiatan kepramukaan semakin diminati oleh generasi muda,” pesannya.

Ia juga berharap para lulusan KMD dapat berkontribusi dalam memperkuat Gerakan Pramuka di Kabupaten Nunukan, termasuk di wilayah-wilayah yang masih membutuhkan perhatian dalam pengembangan gugus depan dan peningkatan kualitas pembina.

Melalui pelaksanaan KMD Golongan Penggalang ini, diharapkan lahir pembina-pembina Pramuka yang kompeten, berkarakter, dan mampu menyelenggarakan pendidikan kepramukaan secara berkualitas untuk membentuk generasi muda yang tangguh, mandiri, dan bertanggung jawab.Bri_412