LikeKaltara.com, NUNUKAN – Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu, S.E., M.HI selaku Asisten Teritorial (Aster) Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) II melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan Kalimantan Timur (Kaltim) pada 21–24 April 2026. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan pengumpulan data teritorial sekaligus sinkronisasi penanggulangan kebencanaan, khususnya di wilayah perbatasan RI–Malaysia.
Kegiatan ini sejalan dengan tugas Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II sebagai penindak awal apabila terjadi konflik di wilayahnya, baik dalam Operasi Militer untuk Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Selain itu, Kogabwilhan II juga berperan sebagai kekuatan penangkal terhadap ancaman dari luar serta pemulih kondisi keamanan negara yang terganggu, sesuai kebijakan Panglima TNI.
Adapun wilayah kerja Kogabwilhan II meliputi 15 provinsi, termasuk Kaltara dan Kaltim yang memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Malaysia.
Dalam kunjungan tersebut, Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu juga melaksanakan silaturahmi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, serta masyarakat setempat. Selain itu, rombongan turut meninjau secara langsung kondisi wilayah perbatasan guna memperoleh gambaran nyata terkait situasi keamanan dan potensi kerawanan.
Berbagai saran dan masukan dari Forkopimda, instansi vertikal, serta masyarakat dinilai sangat penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok Kogabwilhan II, khususnya dalam mewujudkan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).
Dalam kegiatan tersebut, Aster Kaskogabwilhan II turut didampingi oleh Kolonel Kavaleri Taswin selaku Waasrena Kogabwilhan II, Letkol Arm Muskardi Mandailing, serta Serma Slamet Widodo.
Diketahui, Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu sebelumnya pernah menjabat sebagai Komandan Distrik Militer (Dandim) Nunukan pada periode 2015–2016 saat masih berpangkat Letnan Kolonel (Letkol).bri_148








