oleh

Bupati Nunukan Hadiri Kirab Kebangsaan di Pulau Sebatik

-Nunukan-95 Dilihat

LikeKaltara.com, SEBATIK – Semangat nasionalisme dan cinta Tanah Air bergema di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, melalui Kirab Kebangsaan dan Pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter yang dirangkai dengan Peluncuran Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (GERNAS RANA), Kamis (6/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Utara H. Zainal A. Paliwang, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, Camat Sebatik, Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala madrasah, para guru, pimpinan pondok pesantren, ustaz dan ustazah, serta para santri.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Utara H. Zainal A. Paliwang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter memiliki makna mendalam sebagai simbol menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, Pulau Sebatik sebagai wilayah perbatasan memiliki posisi strategis dalam menumbuhkan semangat nasionalisme dan memperkuat identitas kebangsaan.

“Perbatasan bukanlah garis pemisah, melainkan beranda depan Indonesia,” tegas Gubernur.

Sementara itu, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri mengapresiasi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nunukan atas inisiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Ia mengatakan, pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter bukan hanya menjadi simbol peringatan kemerdekaan, tetapi juga mencerminkan semangat persatuan dan kecintaan terhadap bangsa.

“Hari ini kita tidak hanya membentangkan kain Merah Putih sepanjang 81 meter. Kita membentangkan semangat, kita membentangkan persatuan, kita membentangkan cinta kepada Indonesia,” ujar Bupati.

Bupati juga menyambut baik peluncuran Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (GERNAS RANA).

Menurutnya, gerakan tersebut merupakan langkah strategis dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak.

GERNAS RANA diharapkan mampu mencegah berbagai bentuk kekerasan, perundungan, diskriminasi, hingga penyalahgunaan teknologi digital yang berpotensi mengganggu tumbuh kembang anak dan generasi muda.

Pelaksanaan Kirab Kebangsaan dan peluncuran GERNAS RANA di Pulau Sebatik menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan, membangun karakter generasi muda, serta menanamkan nilai-nilai toleransi dan cinta Tanah Air, khususnya di wilayah perbatasan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan Deklarasi Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (GERNAS RANA) serta pelepasan balon sebagai simbol dimulainya gerakan bersama untuk mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak-anak di Kalimantan Utara.Bri_350