oleh

Lapas Nunukan Bekali Warga Binaan Keterampilan Membatik

-Nunukan-240 Dilihat

LikeKaltara.com, NUNUKAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pelatihan keterampilan membatik. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membekali warga binaan dengan keterampilan produktif yang dapat dikembangkan sebagai bekal setelah menyelesaikan masa pidana.

Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan, Donny Setiawan, mengatakan dalam kegiatan tersebut warga binaan diberikan kesempatan mempelajari berbagai tahapan pembuatan batik, mulai dari membuat pola, mencanting, pewarnaan hingga proses penyelesaian kain.

Dengan pendampingan petugas, pembinaan dilaksanakan secara bertahap dengan mengedepankan ketelitian, kreativitas dan kesabaran. Menurut Donny, pembinaan kemandirian tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga menjadi bagian dari proses perubahan sikap serta membangun kepercayaan diri warga binaan.

“Melalui keterampilan membatik, kami ingin memberikan bekal yang memiliki nilai manfaat dan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Donny, Jumat (25/9/2027).

Program membatik juga menjadi ruang bagi warga binaan untuk menghasilkan karya yang memiliki nilai seni dan ekonomi. Ke depan, hasil karya tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan melalui inovasi motif dan desain yang mengangkat identitas serta kekayaan budaya lokal Nunukan.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Kelas IIB Nunukan berkomitmen menciptakan warga binaan yang lebih terampil, produktif dan siap kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

“Dari pembinaan lahir keterampilan, dari keterampilan tumbuh kemandirian, dan dari kemandirian lahir harapan baru,” pungkasnya.Bri_374